Pelatihan Urban Farming Hidroponik Bagi Karyawan PT Exedy Manufacturing Indonesia: Kolaborasi Kampus dan Industri Untuk Pertanian Perkotaan Berkelanjutan di Desa Margakaya Teluk Jambe Karawang

Authors

  • Muhammad Agus Mulyana Author

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan sebagai kolaborasi antara akademisi dan dunia industri, dengan mitra utama PT Exedy Manufacturing Indonesia, yang memiliki komitmen terhadap pengembangan kapasitas karyawan dalam bidang pertanian perkotaan (urban farming). Permasalahan yang dihadapi mitra adalah terbatasnya keterampilan dan pengetahuan praktis dalam budidaya tanaman sayuran secara efisien dan berkelanjutan di lingkungan industri. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan hardskill dan softskill karyawan melalui pelatihan hidroponik sistem wick (sumbu) untuk budidaya selada (Lactuca sativa). Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, workshop, dan praktik langsung dengan melibatkan 20 peserta dari divisi operasional perusahaan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, serta observasi kinerja peserta dalam merakit dan memelihara sistem hidroponik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 85% dan keterampilan teknis sebesar 90% pada peserta. Selain itu, muncul minat tinggi dalam replikasi sistem hidroponik di rumah masing-masing sebagai bentuk keberlanjutan kegiatan.

Kata Kunci: hidroponik; urban farming; pelatihan; PT Exedy Manufacturing Indonesia; peningkatan keterampilan.

Abstract:  This community service activity was conducted as a collaboration between academia and industry, with PT Exedy Manufacturing Indonesia as the main partner, focusing on capacity building in urban farming practices. The main issue faced by the company was the limited technical knowledge and skills in efficient and sustainable vegetable cultivation within the industrial environment. The program aimed to enhance employees’ hardskills and softskills through a wick system hydroponic training for lettuce (Lactuca sativa) cultivation. The methods included socialization, workshops, and hands-on practice, involving 20 participants from the company’s operational division. Evaluation was carried out through pre-test and post-test assessments as well as observation of participants’ performance in assembling and maintaining the hydroponic system. The results showed an 85% improvement in knowledge and 90% enhancement in technical skills among participants. Furthermore, a strong interest emerged in replicating the hydroponic system at home as a sustainable outcome of the activity.

Keywords: hydroponics; urban farming; training; PT Exedy Manufacturing Indonesia, skill improvement.

Downloads

Published

2026-02-07