Pemberdayaan Masyarakat Melalui Rancang Bangun Mesin Pirolisis Sebagai Solusi Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar Alternatif Di Tajurhalang Bogor

Authors

  • Ari Supriyatna Author
  • Misra Jaya Author
  • Habibi Santoso Author
  • Mutia Hanum Author
  • Asep Abdur Rahman Author

Abstract

Abstrak: Masyarakat di Tajurhalang, Bogor, menghadapi permasalahan sampah plastik yang belum tertangani dengan optimal, sehingga berpotensi mencemari lingkungan dan mengurangi kualitas hidup. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui perancangan dan pembuatan mesin pirolisis sebagai solusi inovatif untuk mengonversi sampah plastik menjadi bahan bakar alternatif. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi teknologi pirolisis, pelatihan perakitan dan operasi mesin, serta pendampingan langsung dalam pengolahan sampah plastik. Mitra kegiatan adalah kelompok masyarakat di Tajurhalang dengan peserta sebanyak 15 orang, yang terdiri dari perwakilan pemuda, ibu-ibu PKK, dan pengelola sampah setempat. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan pengukuran hasil produk bahan bakar yang dihasilkan. Hasil mesin pirolisis berhasil dirancang dan dioperasikan oleh masyarakat. Produk bahan bakar cair yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru dari pengolahan sampah plastik menjadi energi.

 

Kata Kunci: Pirolisis, Sampah Plastik, Bahan Bakar Alternatif, Pemberdayaan Masyarakat, Teknologi Tepat Guna.

 

Abstract: The community in Tajurhalang, Bogor, faces the problem of unmanaged plastic waste, which has the potential to pollute the environment and reduce the quality of life. This community service program aims to empower the community through the design and construction of a pyrolysis machine as an innovative solution to convert plastic waste into alternative fuel. The implementation methods included socialization of pyrolysis technology, training in machine assembly and operation, and direct assistance in plastic waste processing. The partners of this activity were community groups in Tajurhalang with 15 participants, consisting of youth representatives, PKK mothers, and local waste managers. Evaluation was carried out through participatory observation, interviews, and measurement of the resulting fuel products. The results showed that the pyrolysis machine was successfully designed and operated by the community. The liquid fuel produced can be used as an alternative energy source. This activity not only increased public awareness in waste management but also opened up new economic opportunities from processing plastic waste into energy.

 

Keywords: Pyrolysis, Plastic Waste, Alternative Fuel, Community Empowerment, Appropriate Technology

Downloads

Published

2026-02-07